Selain Demam, Batuk dan Sesak Nafas, Kini Muncul 7 Gejala Baru Korona


3. Penyakit Mirip Sindrom Kawasaki

Sindrom Kawasaki ini sebuah kondisi aneh yang digambarkan para dokter seperti “sindrom inflamasi multisistem pediatrik” yang secara klinis menyerupai proses inflamasi masa kanak-kanak. Seperti yang disampaikan Thommas Murray, MD dari Yale School of Medicine.

Contoh gejala yang harus diwaspadai orangtua antara lain demam tinggi yang berkepanjangan, mata merah, ruam, nyeri otot, muntah, dan diare. Biasanya, kondisi ini terjadi beberapa hari setelah infeksi awal.

4. Masalah Pencernaan

Penelitian baru mengklaim, banyak pasien Covid-19 mungkin tidak mengalami gejala pernapasan sama sekali, pasien malah menderita gejala gastrointestinal seperti diare, mual, dan muntah.

5. Kebingungan Parah

Kelelahan adalah gejala umum Covid-19, tetapi pada beberapa orang terutama lansia, dilaporkan pula sejumlah gejala baru seperti disorientasi dan kebingungan parah. Penyebabnya adalah kekurangan oksigen di otak karena rendahnya kadar dalam darah. Kondisi ini dapat menyertai demam dan masalah pencernaan.

6. Lemah dan Dehidrasi

Sering dialami para manula yang dirawat, awalnya tampak seperti pasien trauma tetapi belakangan ditemukan mengidap Covid-19. Mereka menjadi lemah dan dehidrasi. Ketika mereka berdiri untuk berjalan, mereka pingsan dan itu membuat mereka mengalami luka parah.

7. Gejala Berlanjut

Menurut WHO, kebanyakan orang dengan kasus Covid-19 ringan akan pulih dalam dua minggu, sementara yang lebih parah membutuhkan waktu 3-6 minggu untuk mereda.

Namun, laporan terbaru, ada yang hingga melewati batas 30 hari masih merasakan gejala Covid-19, padahal sudah negatif. Seperti rasa terbakar dan kesemutan di dada dan lehernya disertai dengan hot flash.

Ada pula yang pada hari ke-38 masih menderita kehilangan indra dan penciuman, sakit lengan dan vertigo. Dan berbagai gejala yang tersisa, terutama jantung berdebar-debar, dan ketidaknyamanan yang luar biasa di dada dan tulang rusuk saya.

Nah, kalau merasakan gejala-gejala tersebut, atau bahkan gejala tradisional lain dari Covid-19. Masyarakat diminta segera hubungi profesional medis. Khususnya yang memiliki risiko tinggi.

Seperti, usia di atas 65 tahun.
Orang yang tinggal di panti jompo atau fasilitas perawatan jangka panjang.
Orang yang memiliki penyakit paru-paru kronis atau asma sedang hingga berat, kondisi jantung yang serius, memiliki berat badan berlebih atau obesitas, dan memiliki diabetes. Juga mereka yang memiliki penyakit ginjal kronis dan sedang menjalani dialisis, atau memiliki penyakit hati.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih
Sumber : Kompas.tv (Naskah Berita Asli)

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :