Ada Benarnya, Obat Luka dengan Povidone-Iodine Ampuh Bunuh Virus Corona, Ini Kata Ahli

Panji juga menjelakan, meskipun Povidone-iodine dalam obat tersebut ampuh untuk membunuh virus, tapi bukan berarti dapat diminum.

Cairan antiseptik ini hanya dapat digunakan sebagai obat luar. “Jangan diartikan sebagai penggunaan untuk diminum, kalau pun dikumur-kumur okelah karena membunuh virus di rongga mulut,” jelas dia.

Panji menyatakan, sebagai obat luar tentu betadine tidak semata-mata dijadikan satu-satunya alat yang efektif untuk membunuh virus.

Sebab, mengingat penyebaran virus corona yang melalui droplet tidak hanya masuk lewat mulut, tapi juga mata dan hidung.

Baca Juga :
Tiga Keluarga Dokter di Madura Meninggal karena Corona, Istri dan Anak Bayinya pun Positif Covid-19

Mendikbud Nyatakan Sekolah TK hingga SMK segera DIBUKA Bulan Juli, Ini Syarat dan Tahapannya

Jadi, jika virus sudah masuk ke dalam tubuh melalui mata atau hidung, maka sangat tidak mungkin digunakan Povidone-iodine untuk membunuhnya.

“Jadi kumur-kumur saja tidak akan cegah infeksi, karena virus yang sudah masuk ke pernapasan kan enggak bisa dibilas dengan betadine,” ungkapnya.

Kata Panji, bahan aktif Povidone-iodine itu tidak hanya ditemui pada betadine saja, tapi ada juga pada pemutih pakaian, alkohol, dan sebagainya.

Oleh sebab itu, Panji menekankan, pentingnya menjalankan protokol kesehatan dengan sering cuvi tangan dan selalu pakai masker serta phisycal distancing yang dinilai lebih ampuh dalam memutus rantai penyebaran virus corona.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih
Sumber : Kompas.com (Naskah Berita Asli)

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :