BMKG Imbau Warga Waspadai Bencana Hidrometeorologi Jelang Puncak Musim Hujan

Banjir di Banten, Selasa (8/12/2020) 1.423 rumah terendam (ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman/rwa(ANTARA FOTO/ASEP FATHULRAHMAN)

Menjelang puncak musim hujan, BMKG mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi, antara lain bencana banjir, banjir bandang, dan tanah longsor.

Herizal, Deputi Klimatologi BMKG dalan siaran pers mengatakan, puncak musim hujan di sebagian besar wilayah diprediksi akan terjadi pada bulan Januari–Februari 2021. “Pada umumnya bertepatan dengan puncak Monsun Asia,” ungkapnya.

Kata Herizal, musim hujan di sebagian besar wilayah Indonesia diprediksi akan berlangsung hingga April 2021. Dan yang perlu menjadi perhatian adalah akumulasi curah hujan dengan kriteria tinggi hingga sangat tinggi pada Desember 2020-Januari 2021.

BMKG juga menyebutkan, daerah-daerah tersebut diantaranya, pesisir barat Sumatera, sebagian besar pulau Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian abrat dan tengah, Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat, dan Papua.

Menyikapi potensi bencana tersebut, Badan Nasional Penanggulangan Bencana ( BNPB) meminta BPBD di seluruh provinsi agar melakukan upaya pencegahan dan mitigasi demi menghindari dampak bencana.

BNPB juga mencatat, pada kurun waktu 1 Januari-11 Desember 2020, ada 2.779 kejadian bencana yang didominasi bencana hidrometeorilogi.

Akibat bencana tersebut, 224 orang meninggal dunia, 26 orang hilang, 271 orang luka-luka, serta 4,19 juta orang mengungsi atau terdampak akibat bencana hidrometeorologi.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih
Sumber : Kompas.com
https://nasional.kompas.com/read/2020/12/12/15231571/bmkg-waspadai-bencana-hidrometeorologi-jelang-puncak-musim-hujan

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :