37 Kecelakaan Terjadi di Tulungagung Awal 2026, Ini Penyebab Utamanya

TULUNGAGUNG – Polres Tulungagung mencatat angka kecelakaan lalu lintas di wilayah setempat mengalami peningkatan pada awal 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Taufik Nabil mengatakan sepanjang awal 2026 terjadi 37 kasus kecelakaan lalu lintas. Dari jumlah tersebut, tercatat tiga korban meninggal dunia dan 72 orang mengalami luka ringan.

“Dibandingkan periode yang sama tahun 2025, terjadi kenaikan sekitar 15 persen atau lima kasus. Tahun lalu tercatat 31 kejadian dengan satu korban jiwa dan 59 luka ringan,” kata Taufik, Sabtu (21/2).

Menurutnya, peningkatan jumlah kecelakaan menjadi perhatian serius sehingga Satlantas melakukan pemetaan ulang titik rawan kecelakaan atau black spot. Taufik menjelaskan lokasi rawan kecelakaan yang sebelumnya berada di Kecamatan Ngantru kini bergeser ke Kecamatan Ngunut.

“Lokasi rawan sebelumnya di Ngantru, tetapi saat ini kami pindahkan ke Ngunut karena tingkat potensi kecelakaannya lebih tinggi,” ujarnya. Dia menyebut mayoritas kecelakaan dipicu faktor kelalaian pengendara atau human error.(zmr)

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :