Mengaku Sebagai Polisi dan Ancam Tembak Warga di SPBU, Pria Ini Diburu Polda Banten

Seorang pria yang mengaku sebagai polisi melakukan penganiayaan terhadap seorang seorang berinisial M, bahkan pelaku mengancam akan menembak korban, peristiwa tersebut terjadi di di SPBU Jalan Raya Pandeglang-Rangkasbitung, Kecamatan Cibadak, Lebak, Banten.Senin (3/5) pukul 08.30 WIB.

Informasi yang dihimpun oleh suaramerahputih.com, Saat dihubungi, M menceritakan bahwa aksi penganiayaan itu terjadi ketika Motor yang dikendarai M dianggap menghalangi laju mobil pelaku.

M saat itu sedang mendorong motor rekannya yang mogok karena kehabisan bensin.

Sesampainya di SPBU, korban kaget saat ada mobil Toyota Avanza silver dengan nomor polisi B 2841 WAC menghampirinya.

“Pas turun, itu pelaku langsung mengaku anggota Polda Banten, dia mengancam mau tembak,” ujar M, Selasa (4/5)

Mendapat ancaman, M lantas mempersilakan pelaku menembaknya karena ia merasa tidak bersalah.

“Silakan Pak, tembak saya, saya hanya orang miskin,” ucap M saat menirukan ucapannya kepada pelaku.

Sambil mengancam akan menembak, pelaku memukul wajah korban sebanyak tiga kali hingga mengalami luka ringan.

Sebelum pergi, pelaku sempat memotret wajah M.

“Pelaku sempat foto saya, lalu pergi,” ucap M.

M kemudian mengaku akan melaporkan kasus pengainayaan tersebut ke Mapolres Lebak untuk proses hukum lebih lanjut.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Banten Kombes Edy Sumardi mengatakan, saat ini pihaknya sedang mengejar pelaku.

“Polda Banten tindak lanjuti dengan turunkan Tim Cyber dan Propam untuk cari kebenaran informasi, apa betul dia oknum polisi atau hanya mengaku-ngaku saja,” kata Edy melalui pesan singkat, Selasa.(Mya/tim)

Redaksi : Suara Merah Putih
Sumber : Kompas.com (naskah berita asli)

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :