Preman di Mojokerto Babak Belur Dikeroyok Sopir Truk, Ini Cerita Lengkap dan Penampakannya

Dani, preman yang dikeroyok para sopir. (Foto : Enggran Eko Budianto/Detik.com)

Seorang preman di Mojokerto Babak Belur setelah dikeroyok sopir truk di pusat perkulakan sepatu Trowulan (PPST), Mojokerto. Videonya pun sempat beredar luas di WhatsApps.

Preman itu diketahui bernama M Hamdani alias Dani (36) asal Desa Gemekan, Kecamatan Sooko, Mojokerto. Dia nekat memalak sopir truk untuk membayar uang pengamanan Rp 500 ribu.

Sebagai imbalannya, Dani akan memasang stiker warna kuning berlogo AA pada kaca depan truk korban dan menjamin keamanannya selama satu tahun.

AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo, Kasat Reskrim Polres Mojokerto mengatakan, pelaku memalak sopir truk di jalan nasional, tepatnya di depan PPST Trowulan.

Korbannya, Andri Prasetyo (21), sopir truk asal Desa Sekar, Donorojo, Pacitan yang biasanya mengirim barang dari Pacitan ke Pasuruan. “Korban diancam jika tidak membayar uang tersebut, surat-surat kendaraan akan dirampas pelaku,” ungkapnya. Sabtu (5/3/2022).

Aksi pemalakan yang dilakukan Dani ini, ternyata membuat para sopir kesal. Hingga akhirnya, sekitar pukul 10.00 WIB para sopir mendatangi Dani di PPST untuk melampiaskan amarah dengan menghajarnya hingga babak belur.

Sejumlah sopir beberapa kali memukulnya, dan Dani terlihat penuh luka lebam saat diperiksa di Unit Tipidum Satreskrim Polres Mojokerto.

Sementara dalam video yang beredar, tampak Dani diselamatkan seorang pria berjaket merah yang mengaku sebagai pembuat dan pemilik stiker berlogo AA.

“Kami lakukan penyidikan sekaligus kami dalami indikasi premanisme terstruktur, kami selidiki apa maksud stiker AA tersebut,” tandas Andaru, seperti dikutip dari detik.com.(tim/say)

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :