Viral, dr Tirta Jawab Kenapa Orang Gila Gak Kena Korona, Justru Serang Klaster Perkantoran

Dokter Tirta yang memiliki nama lengkap Tirta Mandira Hudi memang namanya kerap menjadi buah bibir di tengah pandemi covid-19. Apalagi, kini ia menjadi salah satu aktivis yang bekerja keras melakukan pengumpulan dana dan menyebarkan informasi seputar virus korona.

Bersama rekannya dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Tirta menginisiasi donasi #NutrisiGardaTerdepan lewat platform Kita Bisa untuk menyediakan makanan bergizi, susu dan vitamin bagi para tenaga kesehatan di RS rujukan Covid-19.

Kali ini, video pernyataan dr Tirta juga kerap manjadi viral di media sosial. Diantaranya dokter yang nada suaranya ceplas-ceplos ini menjawab pertanyaan mengapa orang gelandangan tidak kena korona, juga tentang pasien positif bisa sembuh sendiri.

Dalam video berdurasi 06 menit 45 detik ini, dr Tirta memberi pemahaman tentang virus korona yang banyak menyerang orang kantoran. Sedangkan orang gila dan gelandangan tidak kena korona.

Pertama, dr Tirta menjelaskan bagaimana virus korona masuk ke dalam tubuh manusia dan paling banyak bersarang di tenggorokan dan paru. “Inilah kenapa harus di-swab,” katanya.

Menurutnya, orang yang memiliki kekebalan tubuh yang kuat dan nutrisi yang tercukupi seperti pemain bola akan bisa cepat sembuh. “Kenapa pesepak bola itu covid cuma 4 hari sembuh ?. Jawabannya, karena suplemen dan proteinnya tercukupi. Ibrahimovic kemarin kena covid, langsung dia bilang dia gak kenapa kenapa karena nutrisi tercukupi,” terangnya.

dr Tirta juga mengatakan, orang Indonesia banyak yang tercukupi nutrisinya tidak tercukupi. Selain itu, obat covid juga belum ada sehingga hal ini sangat tentan. “Obat covid yang langung membunuh tidak ada, hanya obat yang meringankan gejala pada paru. Kedua, yang bisa mengalahkan covid adalah antibodi kita,” tambahnya.

Lalu, kenapa orang gila dan gelandangan tidak kena covid. Kata dr Tirta, karena antibodinya sudah kuat. “Kalau kalian tanya kenapa orang gila gak kena covid ?, karena imunnya kuat mas, lha gila, sampah dimakan aja kuat dia,” terangnya.

Dia juga menjelaskan, bahwa orang yang sering kena influensa, kena DB imunnya lebih kuat dari serangan virus korona, karena sudah sering diserang virus. “Itu karena antibodinya sudah sering dihajar (oleh virus),” terangnya.

Sehingga, virus korona ini kerap menyerang perkantoran atau muncul klaster perkantoran. Seperti di DKI Jakarta, banyak orang kerja di kantor, sehingga banyak yang kena.

Namun, dr Tirta juga menyatakan kalau virus korona memang bisa sembuh sendiri asalkan imunnya kuat. “Memang benar, virus ini bisa sembuh sendiri kalau imunnya kuat. Nah, kalau imunnya tidak kuat, pakai obat penunjang,” tandasnya.

dr Tirta juga menyampaikan pesan bahwa dengan adanya Covid ini jangan menyepelekan orang kecil. Karena virus ini justru akan menyerang mereka yang imunnya lemah, dan sebagian besar adalah orang yang ekonominya menengah, termasuk pekerja kantoran.

Alasannya, karena sebagian besar orang kantor kerjanya tidak berat hanya di belakang meja dan laptop, kurang kena sinar matahari, kurang olah raga. Kerja mulai jam 7 hingga sore, pulang lalu istirahat.

Sementara gelandangan, orang gila dan orang yang terbiasa di lapangan sebagian besar lebih diselamatkan karena imunnya kuat dan udah terbiasa dihajar.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih

Baca juga :