Gedung Kejagung Terbakar, 65 Unit Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran hebat di Gedung Kejaksaan Agung (Kejagung) di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan yang terjadi pada Sabtu malam hingga Minggu (23/8/2020) dini hari masih terus terjadi.

Informasi yang dihimpun suaramerahputih.com, ada sebanyak 65 unit mobil PMK dikerahkan ke lokasi untuk memadamkan api yang membakar lantai 3 hingga 6 di gedung utama Kejagung tersebut.

Ke-65 unit mobil PMK itu diantaranya berasal dari Damkar Jaksel 36 unit, Damkar Jakpus 6 unit, Damkar Jakut 2 unit, Damkar Jakbar 8 unit, Damkar Jaktim 7 unit, dan Dinas Damkar 6 unit.

Mulat Wijayanto, Humas Dinas Pemadam DKI Jakarta pada Minggu Dini hari mengatakan, situasi di lokasi masih dalam proses pemadaman.

Namun. Mengutip okezone.com situasi di lokasi pada pukul 02.30 WIB api di sisi utara gedung sudah mulai terlihat padam.

Namun, di sisi selatan gedung masih tampak kobaran api yang masih terus menyala di gedung yang bersebelahan dengan Jalan Panglima Polim di depan M-Bloc Space.

Ledakan juga masih terus terdengar dari gedung dan percikan api terlihat berjatuhan hingga ke taman yang ada di dekat gedung.

Terlihat di lokasi. Jaksa Agung ST Burhanuddin masih terus memantau jalannya proses pemadaman api yang melalap gedung utama korps adhyaksa.

Hari Setiyono, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung mengatakan, berkas-berkas penanganan perkara tidak ikut terbakar, begitu juga dengan data pegawai.

“Dokumen perkara itu ada di gdung bundar, di Jampidsus dan di Jampidum itu di belakang, enggak ada masalah dengan penanganan perkara,” ungkapnya.

Hari juga mengatakan. Di lantai 5 lantai 6 itu merupakan bagian pembinaan, termasuk ada kepegawaian. Sedangkan lantai 3 dan 4 adalah intelijen.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih

Baca juga :