TULUNGAGUNG – Kecelakaan lalu lintas melibatkan rombongan santri asal Kabupaten Kediri terjadi pada Rabu (21/1/2026) saat mereka hendak berwisata ke Pantai Sine, Kabupaten Tulungagung. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Tulungagung-Blitar, Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru, di mana sebuah minibus yang mengangkut para santri terguling dan menabrak truk pasir yang sedang parkir di pinggir jalan.
Minibus dengan nomor polisi AG 7052 E membawa 11 santri dari Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Pare, Kediri. Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Khoirul Rozikin dan melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan cukup tinggi. Saat mencoba mendahului kendaraan di depannya, muncul kendaraan dari arah berlawanan sehingga sopir membanting setir untuk menghindari tabrakan.
Akibat manuver mendadak tersebut, minibus oleng dan terguling di badan jalan sebelum akhirnya menabrak truk pasir. Minibus mengalami kerusakan parah, sementara truk yang dikemudikan Agung Prasetyo dari Desa Tambakrejo, Blitar, mengalami kerusakan pada bagian depan. Pengemudi truk selamat tanpa luka, namun delapan orang di dalam minibus mengalami luka-luka.
Pengemudi minibus Khoirul Rozikin mengalami luka berat pada bagian kepala. Semua korban luka-luka langsung dievakuasi oleh petugas kepolisian dan warga sekitar ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan medis, dan kondisi mereka masih dalam pemantauan pihak medis.
Pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengamankan kedua kendaraan untuk penyelidikan lebih lanjut. Polisi mengimbau pengendara agar berhati-hati dan tidak memaksakan mendahului kendaraan lain, terutama di jalur rawan kecelakaan. Perwakilan pondok pesantren juga telah tiba di Tulungagung untuk mendampingi korban dan berkoordinasi dengan pihak terkait.(lyd)
Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya
Baca juga :

