Viral, Terapis Ternama di Jombang Meninggal Usai Hirup Nafas Pasien Covid-19

Viral : Terapis di Jombang Meninggal Usai Hirup Nafas Pasien Corona (Foto: Tangkapan Layar)

Seorang terapis ternama di Jombang yang dikenal bisa menyembuhkan pasien tunarungu, namanya Masudin (47) dikabarkan meninggal dunia setelah menghirup nafas Pasien Covid-19.

Aksi terapis tunarungu asal Desa Banyuarang, Kecamatan Ngoro, Jombang yang menghirup nafas pasien Corona pun viral di medsos setelah terapis yang akrab disapa Mr Masudin itu meninggal dunia beberapa hari lalu.

Video viral tersebut diunggah ulang akun Instagram @ndorobei.rescue, Masudin bersama KH Sami’an menghirup napas pasien COVID-19. Postingan ini juga dilengkapi keterangan Masudin meninggal dunia pada 13 Juli 2021 dan ucapan dukacita di bagian bawahnya.

Postingan itulah yang mengesankan, terapis pendengaran itu meninggal karena aksi konyolnya menghirup napas pasien Corona. Terlebih lagi terdapat keterangan pada sisi kanan atas video ‘KH Sami’an Detik2 virus Covid nampak jelas 17-4-2021 pukul 22.00 wib’. Sementara kondisi KH Sami’an disebut belum terkonfirmasi.

Postingan itu pun Langsung viral dan direspon ribuan warganet. Namun kasus meninggalnya Masudin yang dikaitkan dengan video menghirup napas pasien COVID-19 masih menjadi perdebatan para netizen.

Banyak yang menyayangkan aksi tersebut, tak sedikit pula yang tidak percaya Masudin meninggal karena sembrono menghirup napas pasien Corona seperti yang terlihat di video.

Mengutip detik.com, Video yang sama sebenarnya pernah diunggah melalui akun Instagram milik Masudin sendiri, @mr.masudinjombang, pada 8 Juni 2021. Bahkan, detikcom sempat mengunduh video sekaligus mendokumentasikan postingan tersebut. Masudin memberi keterangan ‘Kebal Covid KH Sami’an di bawah video berdurasi 1 menit 5 detik itu.

KH Sami’an terlihat menghirup napas pasien sembari mengibas-ngibaskan tangannya agar masuk ke hidung dan mulutnya. Aksi yang sama juga dilakukan Masudin. “Biar sembuh, minum ini, besok langsung jalan-jalan,” kata Masudin kepada pasien tersebut tanpa menjelaskan apa minuman yang dia berikan.

Namun, Pada 11 Juni, Masudin mengklarifikasi video tersebut melalui akun Instagram yang sama. Saat itu, ia menyebut video viral hanya untuk dokumen pribadi. Namun, tanpa sengaja, video terunggah ke Instagram. Video dihapus pada hari yang sama.

Berita Lanjutan : Benarkah Masudin Meninggal Karena Corona ?, Ini Keterangan Kepala Desa

Baca juga :