Siap-siap Tarif Listrik Bakal Naik, Ini Simulasi Kenaikannya

Tarif listrik rencananya akan segera dinaikkan oleh pemerintah. Bahkan, peluangnya akan dilakukan pada kuartal III 2021 atau mulai 1 Juli 2021 mendatang.

Salah satu skenario kenaikan tarif listrik adalah dengan menghapus 100 persen kompensasi yang selama ini dibayarkan pemerintah yang secara otomatis akan berdampak pada semua golongan pelanggan PLN non-subsidi, yang harus membayar lebih mahal.

Berikut ini adalah simulasi tagihan listrik per bulan setelah kenaikan tarif berlaku.

Simulasi ini dikutip pada Rabu (14/4/2021) dari bahan paparan Dirjen Ketenagalistrikan, Kementerian ESDM, Rida Mulyana dalam Rapat Badan Anggaran (Banggar) DPR RI, Kamis (8/4/2021) lalu.

Mengutip Kompas.com, simulasi ini dengan asumsi pemakaian rata-rata dari tiap golongan pelanggan.

1. Pelanggan rumah tangga dengan golongan R.1 / 900 VA-RTM dengan asumsi rata-rata 109 kWh Per bulan yang semula membayar Rp 147.893 per bulan akan naik Rp 17.909 menjadi Rp 165.802 per bulan.

2. Pelanggan rumah tangga dengan golongan R.1 / 1.300 VA dengan asumsi rata-rata 152 kWh Per bulan yang semula membayar Rp 219.902 per bulan akan naik Rp 10.810 menjadi Rp Rp 230.712 per bulan.

Berita Lanjutan : Kenaikan Tarif juga Berlaku untuk Golongan lainnya.

Viral, Istri Grebek Suami di Rumah Pelakor di Mojokerto, Ini Link Videonya

Baca juga :