Jadi Viral, Perawat Cantik Pasien Covid-19 Gunakan Pakaian Dalam dengan APD Transparan

Seorang perawat cantik berusia 20 tahun yang merawat pasien covid-19 tiba-tiba jadi Viral di Media Sosial. Karena, perawat tersebut memakai APD transparan, sedangkan di dalamnya hanya mamakai pakaian dalam.

Informasi yang dihimpun suaramerahputih.com, peristiwa ini untung saja tidak terjadi di Rumah Sakit milik Pemerintah Indonesia. Namun terjadi di 19 di sebuah rumah sakit di Tula, Rusia.

Perasat yang tidak disebutkan namanya itu pun beralasan kalau seragam perawat terlalu panas untuk digunakan. Sehingga ia memakai celana dalam dan bra dengan APD tembus pandang.

Kepada manajernya di Rumah Sakit Klinik Regional Tula, perawat tersebut mengaku kalau tidak menyadari bahwa APD yang dia kenakan ketika merawat pasien Covid-19 sangat transparan.

Dikabarkan kalau perawat tersebut bekerja di bangsal Covid-19 di sebuah rumah sakit di Tula, dan Bangsal itu hanya merawat pasien pria.

Namun, mengutip Tula News, pihak kementerian kesehatan regional melaporkan bahwa sanksi disiplin akan diterapkan pada perawat tersebut.

Perawat cantik berpakaian dalam dengan APD tansparan tersebut juga ramai diperbincangkan ketika menjadi pemberitaan media lokal. Para pembaca surat kabar Tula News ramai-ramai memberi ucapan selamat kepada perawat itu.

“Setidaknya seseorang memiliki selera humor dalam kenyataan yang suram dan buram ini,” kata pembaca bernama Sergey Ratnikov.

Seorang pendukung perawat itu mengatakan; ‚ÄúSemua orang meneriakinya, tetapi tidak ada yang memerhatikan bahwa dia berpakaian seperti ini karena panas.”

“Mungkin Anda perlu berteriak pada manajemen…karena tidak ada AC normal di sini.”

Warga setempat, Marina Astakhova, menulis di media sosial; “Bagus sekali, ia membangkitkan suasana hati para pasien.”

Sementara mengutip data covid-19 dunia dari worldometers menunjukkan, Rusia menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi kedua di dunia setelah AS. Hingga Kamis (21/05/2020) tercatat sebanyak 317,554 kasus Covid-19 dengan 3.099 kematian dan sebanyak 92.681 pasien sembuh.

Sedangkan di amerika serikat yang tertinggi di dunia dengan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 1,593,039 dengan 94,941 kematian dan sebanyak 370,812 pasien sembuh.(tim/say)

Redaksi : Suara Merah Putih

Baca juga :