Di Mojokerto, Jalan Protokol Ditutup Tiap Hari Mulai jam 7 Malam, Tuk Cegah Covid-19

Meskipun hingga Sabtu 25 April 2020 di Kota Mojokerto, Jawa Timur belum ada warga yang positif Corona, Namun pemerintah setempat melakukan langkah pembatasan akses wilayah.

Informasi yang dihimpun suaramerahputih.com, setiap hari, semua jalan Protokol di tengah Kota Mojokerto yang dikebal denga pusat kerajaan Majapahit ini ditutup mulai pukul 19.00 WIB.

Bahkan, semua Pertokoan, Rumah Makan, Cafe, PKL dan para smPedagang juga di minta tidak beroperasi mulai pukul 19.00 WIB hingga 06.00 WIB. Kebijakan ini pun dituangkan dalam Surat Edaran (SE) Walikota Mojokerto.

Ika Puspitasari, Walikota Mojokerto mengatakan, bahkwa upaya ini dilakukan untuk memutus penyebaran Covid-19, dan sudah diberlakukan mulai Sabtu 25 April sampai 30 Mei 2020.

“Yang boleh buka hanta apotek dan toko penyedia obat-obatan,” ungkapnya.

Sementara dalam pelaksanaannya, penutupan jalan dilakukan dengan melibatkan tim gabungan termasuk TNI,Polri dan Satpol PP.

Sugiono, Sekertaris Satpol PP Kota Mojokerto mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan dan pengamanan sesuai dengan SE Walikota Mojokerto terkait pembatasan physical distancing.

“Ada 8 titik yang ditutup, termasuk 4 jalan besar, seperti Jalan Majapahit, Benteng Pancasila dan Jalan Raya Ijen serta Jalan Mayjen Sungkono Utara,” jelasnya.

Selain penutupan jalan, toko dan warung-warung serta pedagang juga dilarang berjualan mulai pukul 19.00 hingga 06.00 WIB. “Kalau ada yang masih buka akan kita imbau dan kita tertibkan,” tambahnya.

Sekedar informasi, aturan ini tertuang dalam SE Wali Kota Mojokerto Nomor : 443.33/4026/417.309/2020 yang berlaku mulai 25 April 2020 hingga 30 Mei 2020.(tim/say)

Baca juga :